BERITA TERBARU
Anda Sedang Menyimak : Berita Olah Raga
Showing posts with label Berita Olah Raga. Show all posts

Jakarta Lihatberita.com - Indonesia kembali harus pulang tanpa gelar setelah satu-satunya wakil di final, Taufik Hidayat, kalah oleh pemain China Chen Jin.

Pada partai kedua final yang berlangsung di Stadion Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, Minggu, Taufik, unggulan kelima kalah dua game langsung dari unggulan keempat Chen Jin 13-21, 15-21 dalam 47 menit.

Kegagalan tersebut membuat Indonesia untuk kali kedua berturut-turut tidak meraih gelar di Kejuaraan Dunia setelah tahun lalu di Hyderabad, India, satu-satunya finalis asal Indonesia Nova Widianto/Liliyana Natsir juga keluar sebagai "runner-up".

"Harus kita akui, dan berlatih lebih keras lagi," ujar Sekjen Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Yacob Rusdianto mengenai kegagalan Indonesia tersebut.

Dia menilai Taufik sudah main bagus. Akan tetapi, lawannya lebih bagus. Bahkan, semua serangan Taufik mampu dikembalikan, termasuk bola-bola sulit yang dilancarkannya selalu dapat diantisipasi Chen Jin.

"Tim China betul-betul sudah mempelajari permainan lawan termasuk Taufik, kita harus akui mereka tetap yang terbaik saat ini," katanya menambahkan.

Yacob yang sebelumnya mengatakan bahwa Kejuaraan Dunia tersebut akan menjadi gambaran Indonesia di Asian Games yang berlangsung di Guangzhou, China, akhir tahun ini. Dan, pihaknya akan memanfaatkan sisa waktu tiga bulan untuk melakukan persiapan yang baik.

"Kami ditarget satu medali (di Asian Games), tentunya akan kita usahakan maksimal. Persaingan ketat dan Lin Dan pun di sini bisa kalah, jadi sisa tiga bulan dengan persiapan yang baik mudah-mudahan bisa berhasil," katanya berharap.

Taufik Hidayat
Jakarta - Satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tersisa, Taufik Hidayat, Kamis meraih kemenangan mudah untuk maju ke perempat final Kejuaraan Dunia 2010.

Taufik yang menjadi unggulan kelima, hanya membutuhkan waktu 26 menit untuk menyisihkan pemain Thailand Tanongsak Saensomboonsuk dengan kemenangan 21-8, 21-14 di Stadion Pierre de Coubertin Paris, Prancis.

Juara dunia 2005 dan Olimpiade 2004 itu membuka pertandingan dengan langsung meraih 13 poin beruntun sebelum menutup game pertama dengan hanya memberi kesempatan lawannya mengumpulkan delapan angka.

Game kedua pun serupa, Taufik tidak terkejar setelah di awal sempat tertinggal 0-2 untuk mneyelesaikan pertandingan kurang dari setengah jam.

"Mudah-mudahan besok bisa lebih bagus dari hari ini karena makin hari mainnya tambah enak," kata Taufik yang kemungkinan bertemu unggulan pertama Lee Chong Wei di perempatfinal.

Chong Wei, pemain peringkat satu dunia yang tahun ini sudah menjuarai enam dari tujuh turnamen yang ia ikuti itu, akan memperebutkan tempat di perempatfinal dengan pemain Inggris Rajiv Ouseph.


Cedera

Sementara itu, langkah ganda campuran unggulan keempat Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa terhenti di babak 16 besar setelah mereka tidak melanjutkan pertandingan karena Hendra Cedera.

Mereka tertinggal 16-21, 10-15 saat memutuskan tidak melanjutkan pertandingan melawan pasangan China unggulan 10 Tao Jiaming/Zhang Yawen.

"Hendra cedera pergelangan kakinya," ujar Vita mengenai penyebab mereka tidak melanjutkan pertandingan setelah bermain selama 33 menit.

Mundurnya pasangan tersebut membuat unggulan teratas Nova Widianto/Liliyana Natsir sebagai satu-satunya ganda campuran yang tersisa setelah mereka mengalahkan pasangan Korea Selatan Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung 21-17, 13-21, 21-19.

Nova/Liliyana akan melawan pasangan China unggulan delapan Zheng Bo/Ma Jin di perempatfinal.

Selain Taufik dan Nova/Liliyana, Indonesia mempunyai satu wakil lagi di babak delapan besar yakni ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan yang akan melawan pasangan Taiwan Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu. (*)

lihatberita.com

Jakarta - Tim sofbol putri Indonesia Putih merebut kemenangan pertama setelah mengalahkan tim Malaysia 15-0 pada hari kedua Kejuaraan Sofbol Putri ASEAN 2010 di Lapangan Cemara, Senayan, Jakarta, Jumat.

Tim Indonesia Putih yang merupakan lapis kedua timnas ini sebelumnya mengalami dua kali kekalahan di laga hari pertama.

Tim asuhan pelatih Karina Karim ini kalah 4-5 lawan Singapura dan digulung tim juara bertahan Filipina 0-15.

Usai laga, Karina mengatakan kepada wartawan, para pemain berusaha tampil tanpa beban di laga hari kedua ini.

"Mereka tampil tanpa beban sehingga bisa lebih percaya diri. Meski tim Malaysia memang kualitasnya masih jauh dibandingkan tim lainnya," katanya.

Selanjutnya, Tim Indonesia Putih bertemu dengan Indonesia Merah dan Tim Thailand.

Untuk dapat lolos ke empat besar, Indonesia Putih yang sebagian besar diperkuat pemain junior wajib memenangi laga melawan Thailand.

Para pemain tim Indonesia Putih dan Merah bersaing untuk masuk seleksi tim nasional untuk Asian Games 2010 Guangzhou pada November mendatang.

Di kejuaraan ini, Indonesia menurunkan dua tim yakni Tim Indonesia Merah dan Indonesia Putih. Tim Indonesia Merah berisi pemain-pemain utama yang dipersiapkan untuk tim Asian Games 2010, sedangkan tim Indonesia Putih adalah tim lapis kedua yang sebagian besar berisi pemain-pemain muda.

Event ini kembali digelar setelah terhenti sejak 1988. Lima negara yang tampil di ajang ini yakni Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura dan tuan rumah Indonesia.(*)
(T.T009/R009)

Arema Indonesia harus waspada. Ambisi meraih gelar ganda bisa terganjal oleh Persik Kediri saat kedua tim bertemu di semi-final Piala Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (28/7).

Bagaimana tidak. Pelatih Robert Rene Alberts mengakui konsentrasi pemainnya makin menurun. Pasalnya, pemain tidak mendapat kejelasan gaji untuk bulan Juni yang belum dibayarkan. Padahal, bulan Juli sudah memasuki pekan terakhir.

"Saya melihat pemain mulai kehilangan konsentrasi. Kami dibingungkan dengan kondisi tim, khususnya tentang gaji yang belum dibayarkan. Mereka selalu menanyakan gajinya," kata Robert Alberts.

"Kami sudah menanyakan hal tersebut kepada manajemen. Namun jawabannya selalu masih dalam proses. Ini tentu bukan hal bagus untuk menjaga motivasi pemain," lanjutnya.

Diakui pelatih asal Belanda ini, penurunan motivasi pemain sudah terlihat saat menghadapi Persib Bandung pada laga kedua di babak delapan besar. Beruntung, mereka hanya kalah 2-0 sehingga masih bisa lolos ke semi-final karena unggul agregat 3-2.

"Kami beruntung saat melawan Persib. Selain bermain dengan sepuluh orang, tim juga kehilangan beberapa pemain pilar. Dalam kondisi seperti ini, kami hanya berusaha melakukan yang terbaik untuk Arema. saya berusaha mempertahankan motivasi pemain," tandas Robert Alberts.

Arema sesungguhnya berambisi meraih double setelah memenangi titel Superliga Indonesia. Kini, mereka membidik Piala Indonesia sekaligus menjadi juara untuk ketiga kalinya. Prediksinya tebak skor dll masih belum ada.

Inilah stadion-stadion yang akan dipakai buat perhelatan PIALA DUNIA 2014 di BRAZIL.Stadion ini masih akan mengalami perbaikan dan perluasan agar layak menjadi tempat perhelatan Piala Dunia.
Langsung saja gan kita lihat profil masing2 stadion :

1. Estádio Mineirão
Stadion ini didirikan pada tahun 1965 atas prakarsa Magalhães Pinto. Stadion ini merupakan stadion kedua terbesar di Brazil. Terletak di Belo Horizonte.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 75783
- dimensi lapangan : 120 x 80 meter
Sejarah Gol :
- gol pertama dicetak oleh Bugle dari Atletico mineiro pada tanggal 5 september 1965









2. Estádio Mané Garrincha
Stadion ini didirikan pada tahun 1974 dan dipergunakan tidak hanya untuk pertandingan sepakbola, tapi juga untuk olahraga atletik lainnya. Terletak di Kota Brasilia. Nama stadion ini diubah menjadi "Estádio Nacional de Brasília" untuk Piala Dunia
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 45.200






3. Estádio Governador José Fragelli
Stadion ini didirikan pada tahun 1976 dan dipergunakan tidak hanya untuk pertandingan sepakbola, tapi juga untuk olahraga atletik lainnya. Terletak di Kota Cuiabá, Brazil. Nama stadion ini juga kadang disebut Verdão.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 47.000 (dan masih akan diperluas)






4. Estádio Joaquim Américo Guimarães
Stadion ini didirikan pada tahun 1914 dan pernah direnovasi pada tahun 1999 dan merupakan markas klub Atlético Paranaense. Terletak di Kota Curitiba, Paraná, Brazil. Nama stadion ini juga kadang disebut Arena da Baixada. Stadion ini juga pernah berganti nama menjadi Kyocera Arena dari tahun 2005 sampai 2008
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 28,327 (dan masih akan diperluas hingga 40.000)
- dimensi : 105 x 68m






5. Estádio Plácido Aderaldo Castelo
Stadion ini didirikan pada 11 November tahun 1973 dan pernah direnovasi pada tahun 2002. Stadion ini mempunyai nama lain Castelão dan terletak di Fortaleza, Brazil.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 60,326
- dimensi lapangan : 110 x 75 m




6. Estádio Vivaldo Lima
Stadion ini didirikan pada tahun 1958 dan dipergunakan tidak hanya untuk pertandingan sepakbola, tapi juga untuk olahraga atletik lainnya. Stadion ini juga pernah direnovasi pada tahun 1995. Terletak di Kota Manaus, Brazil. Nama stadion ini juga kadang disebut Vivaldão.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 31,000 (dan masih akan diperluas)
- dimensi lapangan : 108 x 70 m


joker88vc is a jewel in the roughjoker88vc is a jewel in the roughjoker88vc is a jewel in the roughjoker88vc is a jewel in the rough


7. Arena das Dunas
Stadion ini akan didirikan pada tahun 2010 dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2012 dan menghabiskan dana 300 juta dollar. Terletak di Kota Natal, Brazil.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 45,000







8. Estádio José Pinheiro Borba
Stadion ini didirikan pada tahun 1959. Stadion ini mempunyai nama lain Estádio Beira-Rio dan terletak di Porto Alegre, Rio Grande do Sul, Brazil. Stadion ini milik klub internacional.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 58,306
- dimensi lapangan : 108 x 72 m





9. Arena Cidade da Copa
Pembangunan stadion ini masih direncakan dan akan terletak di Recife, Brazil.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 46,160





10. Estádio do Maracanã
Stadion ini didirikan pada tahun 1950. Terletak di Kota Rio de Janeiro, Brazil. Stadion ini mempunyai nama lengkap "Estádio Jornalista Mário Filho", pernah direnovasi tahun 2007 dan merupakan stadion terbesar di Brazil.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 88,992
- dimensi lapangan : 110 x 75 m







11. Estádio Fonte Nova
Stadion ini didirikan pada tahun 1951. Terletak di Kota Salvador, Brazil. Stadion ini mempunyai nama lain Estádio Octávio Mangabeira, pernah direnovasi tahun 1971. Pada tahun 2007 stadion ini dihancurkan dan diganti dengan stadion yang baru.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 60,000
- dimensi lapangan : 110 x 75m

sebelum dihancurkan


rancangan baru




12. Estádio Cícero Pompeu de Toledo
Stadion ini mulai dibangun pada tahun 1953. Terletak di Kota São Paulo, SP, Brazil. Stadion ini mempunyai nama lain Estádio do Morumbi, atau hanya Morumbi saja, pernah direnovasi tahun 1994-1996, 2000 dan 2009. Stadion ini adalah markas Sau Paulo FC.
Profil Stadion :
- kapasitas stadion : 80,000
- dimensi lapangan : 108,25 x 72,70 m



lihatberita.com


JOHANNESBURG -- Kesebelasan nasional Spanyol akhirnya menjadi juara Piala Dunia 2010 Afrika Selatan setelah mengalahkan Belanda 1-0 pada babak final Piala Dunia, Minggu (11/7/2010). Kemenangan Spanyol ditentukan oleh gol Andres Iniesta pada menit ke-116.

Gelar ini sekaligus mengawinkan gelar juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2008. Spanyol pantas berlega hati atas hasil itu. Mendominasi pertandingan sejak awal, mereka terus mengalami kesulitan mencetak gol.

Pada menit kelima, Spanyol menciptakan peluang emas melalui Sergio Ramos. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Xavi tepat ke tengah gawang, yang sayangnya berhasil digagalkan Maarten Stekelenburg.

Belanda sempat membalas ancaman itu dengan sebuah tembakan akurat yang dilepaskan Dirk Kuyt dari luar kotak penalti. Namun, tembakan itu begitu lemah sehingga mudah diantisipasi Iker Casillas.

Pada menit ke-11, Ramos kembali membahayakan gawang Belanda. Dari sektor kiri pertahanan Belanda, ia mengirim bola ke tengah gawang. Namun, bola berhasil diblok John Heitinga.

Semenit berselang, David Villa menguasai umpan Xabi Alonson di sisi kiri dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang juga melenceng dari sasaran.

Tak mau terus tertekan, Belanda mencoba bergerak maju pada menit ke-15. Selain agresif dalam merebut bola, mereka juga lugas dalam melakukan serangan ketika berhasil menguasainya.

Sayang, meski mampu mengurangi dominasi Spanyol, Belanda masih kerap melakukan kesalahan umpan sehingga usaha mereka kerap patah di tengah jalan.

Di tengah kesulitan itu, Belanda mendapat tendangan bebas, menyusul pelanggaran Carles Puyol kepada Arjen Robben. Wesley Sneijder yang dipercaya mengeksekusi hadiah mengirim tendangan langsung ke gawang Casillas. Namun, Casillas berhasil mengamankan bola.

Meski gagal, ancaman itu semakin melambungkan kepercayaan diri Belanda. Mengandalkan permainan sayap, mereka mencoba menembus benteng Spanyol.

Spanyol yang sempat solid dalam melakukan pressing di menit-menit awal agak kerepotan, terutama menghadapi pergerakan Arjen Robben di sisi kiri pertahanan mereka.

Untungnya, koordinasi permainan Belanda kurang kompak. Robben beberapa terlihat kesulitan menemukan rekan untuk diumpan. Bola pun kerap hilang akibat jatuh di kaki lawan atau direbut mereka.

Belanda yang tak mau tertekan berusaha melakukan pressing kepada Spanyol. Usaha ini cukup efektif meredakan alur serangan Spanyol yang menggelora di menit-menit awal.

Pertandingan kemudian berlangsung alot dan nyaris tanpa peluang berarti. Aksi perebutan bola pun berlangsung semakin panas dan keras. Pelanggaran demi pelanggaran berujung kartu kuning semakin sering terjadi.

Situasi terus berlangsung tanpa solusi, sampai pada menit ke-37, Belanda mendapat hadiah sepak pojok. Sneijder yang melakukan eksekusi mengirim bola kepada Mark van Bommel yang meneruskannya kepada Joris Mathijsen di tengah kotak penalti Spanyol.

Sayang, Joris Mathijsen yang berada dalam posisi nyaris tak terkawal gagal menjangkau bola sehingga keluar lapangan.

Spanyol membalas ancaman itu melalui Pedro Rodriguez pada menit ke-38. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti juga meleset dari sasaran.

Menjelang akhir babak pertama, Robben melepaskan tendangan keras dari tengah kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang Spanyol. Namun, bola berhasil ditepis Casillas. Itu merupakan peluang terakhir di babak pertama.

Pada menit ke-48, Spanyol berhasil membahayakan gawang Belanda. Ancaman bermula dari sepak pojok Xavi ke kotak penalti, yang ditanduk Puyol. Bola kemudian bergulir ke dekat Joan Capdevilla.

Namun, Capdevilla yang berdiri nyaris tanpa kawalan gagal menjangkau bola sehingga bola keluar lapangan.

Belanda membalas ancaman itu dengan tembakan jarak jauh Arjen Robben pada menit ke-52. Sayang, tembakannya melenceng dari sasaran.

Setelah itu, tak ada serangan berbahaya sampai pada menit ke-62, Robben berhasil menjangkau umpan terobosan Sneijder, menggiringnya sendirian sampai berhadapan dengan Casillas, sebelum melepaskan tendangan, yang sayangnya mengenai kaki Casilla sehingga bola keluar lapangan.

Spanyol baru bisa membalas ancaman itu pada menit ke-68 melalui David Villa. Memanfaatkan bola yang lepas dari kontrol John Heitinga, ia melepaskan tembakan dari depan mulut gawang, yang sayangnya masih bisa diblok oleh Heitinga.

Belanda belum menciptakan ancaman ketika pada menit ke-77, Sergio Ramos berhasil menanduk bola sepak pojok Xavi dari tengah kotak penalti, tetapi bola meluncur ke atas mistar gawang.

Selanjutnya, Spanyol tampak kembali memainkan penguasaan bola dan perlahan mendominasi permainan Belanda. Namun, Belanda dengan tenanga meredamnya dan pada menit ke-82, mereka menyelipkan serangan balik yang dipimpin Robben.

Saat itu, ia sendirian mencoba mengejar umpan Robin van Persie. Setelah berebut bola dengan Puyol, Robben berhasil menguasai bola. Namun, belum sempat melepaskan tembakan, Casillas keburu merangsek mengamankan bola.

Walau gagal, serangan itu memacu kembali semangat Belanda. Kedua kubu pun kembali saling rebut bola dan bertukar serangan. Namun, sampai peluit berbunyi panjang, tak ada gol tercipta dan babak tambahan pun terpaksa dimainkan.

Dua menit babak tambahan berjalan, Spanyol memberikan tekanan yang berujung jatuhnya Fabregas di kotak penalti. Namun, Howard Webb menyatakan tak ada pelanggaran.

Memendam kecewa, Spanyol melanjutkan tekanan mereka sampai pada menit ke-95, Fabregas melepaskan tembakan akurat, yang masih bisa diblok Stekelenburg.

Belanda membalas ancaman itu dengan sebuah serangan balik yang dipimpin Arjen Robben. Namun, bek Spanyol berhasil membuang bola keluar lapangan.

Belanda belum menciptakan ancaman baru ketika Spanyol kembali menggebrak melalui Andres Iniesta pada menit ke-99. Ia masuk kotak penalti, tetapi belum sempat melepaskan tembakan, Van Bronckhorst berhasil menyontek bola.

Tak mau kehilangan momen, Spanyol melanjutkan tekanan mereka yang berujung tembakan Jesus Navas, yang melenceng ke sisi kiri gawang Belanda.

Meski gagal, Spanyol tak menurunkan intensitas serangannya. Nyaris tak terancam, mereka menciptakan sejumlah ancaman yang tak membuahkan gol samppai akhir babak tambahan pertama.

Di awal babak tambahan kedua, Belanda kembali dipaksa bertahan. Belum sempat bangkit, mereka terkena bencana kartu kuning kedua John Heitinga akibat melanggar Andres Iniesta pada menit ke-110.

Meski begitu, Belanda masih berusaha memberi perlawanan. Sayang, belum menciptakan ancaman berarti, mereka malah kecolongan gol Iniesta pada menit ke-116. Memanfaatkan umpan terobosan Cesc Fabregas, ia mengirim bola masuk dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang Stekelenburg. (*)


Seorang pria tak dikenal diamankan petugas keamanan setelah mencoba mengambil trofi Piala Dunia dengan topinya sebelum pertandingan final Piala Dunia antara Belanda dan Spanyol di Soccer City di Johannesburg, Afrika Selatan, Minggu, 11 Juli 2010.

Peristiwa ini adalah untuk kali keduanya, seorang fans berhasil menyusup masuk ke final Piala Dunia 2010 antara Belanda versus Spanyol, Minggu (11/7/2010) atau Senin dini hari. Fans berjenis kelamin laki-laki itu bahkan mencoba mengambil trofi asli Piala Dunia. Insiden ini terjadi sebelum final Piala Dunia 2010 dimulai di Stadion Soccer City, Johannesburg. Sebelum laga dimulai, trofi asli Piala Dunia sengaja ditempatkan di tengah lapangan.

Tiba-tiba saja seorang fans berhasil menyusup masuk ke lapangan. Mengenakan topi berwarna merah, fans itu membawa kain berwarna merah dan berusaha menyentuh trofi asli Piala Dunia.

Tangan fans itu sempat mengenai trofi asli Piala Dunia, tapi petugas keamanan bertindak cepat dan berhasil menggagalkan niatnya.

Insiden masuknya fans ke tengah lapangan sebelumnya juga terjadi saat laga semifinal Jerman versus Spanyol. Seorang fans Italia sambil membawa Vuvuzela dan mengenakan kaos 'Superman' masuk ke lapangan untuk memprotes tersingkirnya Gli Azzurri. (Soccer/Adek)

Di bawah guyuran hujan keras, laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, yang mempertemukan tim Uruguay kontra Jerman berlangsung seru. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan ngotot dalam pertandingan yang berlangsung di Nelson Mandela Bay tersebut.

Penguasaan bola tim Jerman mampu diimbangi permainan cepat Uruguay. Skor imbang 1-1 di babak pertama.

Pun, Uruguay berhasil membalas. Lewat serangan cepat, Uruguay langsung membalas gol Thomas Muller. Bola hasil curian pemain Uruguay, Perez dari pemain Jerman diteruskan menjadi counter attack mematikan.

Adalah Edison Cavani, striker Uruguay yang cerdik memanfaatkan kesempatan tersebut. Tendangan datarnya ke gawang Jerman di menit ke-29 membuat Uruguay menyamakan kedudukan 1-1. Skor tersebut tak berubah hingga peluit akhir babak pertama.

Sundulan Kheidira Bawa Jerman Kembali Unggul 3-2 Lawan Uruguay


Berawal dari tendangan sudut yang dilepaskan oleh Ozil, Kheidira mampu menempatkan bola ke sudut pojok gawang Uruguay. Skor 3-2 untuk Jerman.

Dengan ini Jerman menempati posisi juara ke tiga piala dunia 2010. Dan kita tunggu saja Babak Final Belanda VS Spanyol senin mendatang

Pertandingan berlangsung menarik. Meski tertinggal, Uruguay tak kalah gencar mengancam gawang tim Panser.

lihatberita.com - Logo Piala Dunia 2014 Brasil telah resmi diluncurkan Oleh FIFA pada hari Kamis malam 08 Juli 2010 di Johannesburg, Afrika Selatan. Dalam acara yang dipimpin oleh Presiden FIFA Sep Blatter tersebut dihadiri juga oleh Presiden Brasil, Luiz Inacio 'Lula' da Silva.

Piala dunia 2010 sendiri sudah hampir usai dengan menyisakan dua partai tersisa. Partai perebutan tempat ke tiga mempertemukan Uruguay dengan Jerman di hari Sabtu ini, sedangkan partai final akan digelar pada hari Minggu dengan mempertemukan calon juara baru Belanda dan Spanyol.

Berbicara dalam acara peresmian logo tersebut, presiden FIFA mengatakan alasan mengapa FIFA menunjuk negara dari Amerika Selatan ini menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 nanti. "Brazil adalah negara sepak bola. Mereka sudah memenangi piala ini 5 kali, tetapi mereka terakhir menjadi tuan rumah pada tahun 1950. Sepak bola sudah seperti agama di Brazil. Kini saatnya kembali ke CONMEBOL, dan sekarang saatnya untuk kembali ke Amerika Selatan," jelas Blatter panjang lebar.

Presiden FIFA ini menambahkan, "Seperti halnya di sini, di Afrika Selatan, sepak bola membaur dengan masyarakat. Seperti kata Presiden Lula juga, sepak bola bukan hanya menendang bola semata. Ini budaya. Ini hidup. Saya senang sekali Presiden Brazil sudi hadir di peluncuran logo Piala Dunia ini."

Presiden Brazil dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas terpilihnya Brazil sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014. Meskipun ia tidak tahu apakah dirinya tetap menjadi Presiden Brasil atau tidak saat pemilu 2011 nanti. "Saya berterima kasih kepada Sep Blatter yang telah memenuhi harapan warga Brazil. Terima kasih juga untuk Joao Havelange, yang ingin membawa Piala Dunia kembali ke Brazil," katanya.

Ia menambahkan," Saya sudah mengatakan kepada Ricardo Teixeira bahwa di 1 Januari 2011 nanti saya tetap ingin menjadi Presiden Brasil, tetapi saya juga akan tetap menjadi warga Brasil jika tidak terpilih lagi, dan saya akan membantu apa pun selama saya bisa."



JOHANNESBURG - Kejutan besar hadir menjelang babak-babak akhir pagelaran Piala Dunia 2010. Pihak kepolisian Johannesburg, Selasa (29/6/2010), melaporkan bahwa replika trofi Piala Dunia telah dicuri dari markas sementara FIFA di Afrika Selatan.

Hal itu diungkapkan langsung oleh komisaris polisi Afsel, Bheki Cele. "Kami sadar adanya pencurian, dan kami tengah menyelidikinya," ungkapnya.

Replika trofi Piala Dunia ini yang sedianya bakal diperebutkan tim-tim tersisa, akan diberikan kepada sang juara pada partai final di Stadion Soccer City, Johannesburg, 11 Juli mendatang.

Bersama-sama dengan trofi itu, beberapa perlengkapan olahraga pun ikut digondol pencuri. Kejadian ini kian melengkapi beberapa tindakan kriminal yang terjadi di Afsel selama bergulirnya Piala Dunia 2010.

Pihak kepolisian Afsel mengklaim sejauh ini mereka telah menangkap sebanyak 316 orang, termasuk 207 warga asli Afsel, akibat terlibat dalam tindakkan kriminal sejak awal Piala Dunia.(*)
Dikabarkan Trofi Piala Dunia Hilang - lihatberita.com


Template ByJasa BLOG
Source News kaskus.us kompas.com detik.com vivanews.com antaranews.com tempointeraktif.com ketik.us inilah.com beritajatim.com suryaonline.co.id google.co.id id.yahoo.com powered by BLOGGER