Surabaya - Sebelumnya lb pernah memposting tentang bagaimana nasib veteran . Kali ini sebanyak 30 siswa SD Integral Luqman Al Hakim Hidayatullah, Surabaya, Sabtu, menyerahkan parsel kepada sejumlah veteran yang pernah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
"Siswa kami memang menyerahkan parsel untuk memperingati HUT ke-65 Kemerdekaan RI yang bertepatan dengan bulan puasa Ramadhan, sekaligus menyambut Idul Fitri," kata Kepala SD Luqman Al Hakim Surabaya, Somi Suradi.
Ia mengatakan upaya menanamkan sikap hormat kepada pejuang kemerdekaan tidak harus dengan upacara bendera yang memakan waktu berjam-jam, apalagi dengan dipanggang di terik mentari yang begitu panas.
"Bertepatan dengan Ramadhan yang identik dengan parsel itu, kami menanamkan sikap hormat kepada pejuang kemerdekaan dengan membagikan 30 parsel, sehingga mereka akan ingat terhadap perjuangan mempertahankan Tanah Air, khususnya Kota Surabaya," katanya.
Selama ini, katanya, siswa hanya mengerti pejuang veteran secara teori, karena itu sekolah ingin menampilkan langsung sosok veteran yang mereka ketahui dalam buku-buku pelajaran sekolah.
Dalam pertemuan di aula serba guna Hidayatullah Surabaya itu, puluhan siswa secara bergantian menyerahkan parsel yang berisi makanan ringan dan minuman.
Sebelumnya, parsel yang telah dibungkus rapi dengan disertai atribut ucapan Selamat Idul Fitri itu dirangkai sendiri oleh siswa SD Luqman Al Hakim Hidayatullah, Surabaya.Seluruh isi parsel itu dibawa para siswa dari rumah masing-masing, sehingga para siswa tinggal merangkai bersama teman-temannya di aula sekolah.
"Ada roti, permen, minuman, dan buah-buahan," kata siswa kelas 6, Elma Syahda Fahima.
Tampak sejumlah veteran yang tidak lagi muda itu menyunggingkan rasa haru, namun mereka terkesan bangga dengan anak-anak Surabaya yang cerdas dan memiliki rasa sosial tinggi.
JAKARTA - Surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Tun Razak dilecehkan. Dalam keterangan resmi kepada sejumlah media di Malaysia, Najib mengultimatum agar Indonesia segera meredakan demonstrasi yang marak terjadi di ibukota Jakarta. Dia mengatakan, jika pemerintah gagal meredam aksi demonstrasi di dalam negeri, maka Indonesia harus bersiap menghadapi murka Malaysia.
SIAGA - Salah satu kegiatan patroli laut perbatasan yang sempat dihadiri Danlanal Nunukan, di atas KRI Sutanto, beberapa hari lalu. Saat ini mustinya aparat di perbatasan sudah lebih siaga. Foto: Ica/Radar Tarakan.
"Pemerintah (Indonesia, Red) harus bertindak cepat, atau menghadapi risiko munculnya murka warga Malaysia," ancam Najib, seperti dikutip harian The Star, Minggu (29/8) kemarin.
Pernyataan Najib itu disampaikan menanggapi gencarnya desakan dalam negerinya agar PM memberikan respon keras atas penghinaan simbol negara Malaysia. Demonstran di Jakarta memang beberapa kali membakar bendera Malaysia dan bahkan melempari Kantor Kedubes Malaysia dengan kotoran Malaysia. Aksi itu dipicu tindakan aparat Malaysia yang menyandera tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) oleh Marine Police Malaysia (MPM). Tiga petugas itu ditangkap setelah mengamankan tujuh orang pencuri ikan asal Malaysia.
Najib menuding aksi di Jakarta hanya dilakukan oleh segelintir orang bayaran. Karena itu, dia berharap pemerintahan SBY bisa meredamnya tanpa memicu ketegangan kedua negara. "Saya sendiri memberikan jaminan bahwa situasi di Malaysia dalam kendali. Namun, yang terpenting jangan sampai hal ini membayakan kerjasama bilateral dua negara," kata pria berusia 57 tahun itu.
Pria yang baru menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia sejak 2009 itu, belum mencermati secara detail isi surat SBY. Namun, dia yakin motif pengiriman surat itu adalah kekecewaan terhadap situasi yang terjadi. Najib menilai, melalui surat itu, SBY ingin menepis anggapan bahwa pemerintah terlibat dalam demonstrasi yang melecehkan Malaysia. "Pemerintah Indonesia sadar bahwa ada dua juta penduduknya yang bekerja di Malaysia, dan bahwa ada cukup banyak investasi oleh perusahaan Malaysia disana," kata dia.
Pria keturunan Suku Bugis itu mengatakan bahwa kerjasama dua negara selama ini sudah sangat baik dan tidak seharusnya terganggu oleh hal sepele semacam ini. Sampai saat ini katanya, Malaysia belum berencana memberlakukan travel advisory bagi warganya yang ingin berkunjung ke Indonesia.
Suhu politik di Malaysia sendiri mulai memanas menanggapi rentetan aksi Ganyang Malaysia yang mencuat di Indonesia. Dua orang warga Malaysia dikabarkan nyaris membakar bendera Indonesia di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur yang terletak di Jalan Tun Razak. Dua lelaki tersebut ditangkap polisi setempat untuk dimintai keterangan soal (rencana) aksi pembakaran bendera Indonesia.
Ketika dikonfirmasi seputar hal ini, KBRI Kuala Lumpur tampak tertutup. Minister Councellor Pensosbud KBRI Malaysia, Widyarka Ryananta, menolak menanggapi memanasnya hubungan RI-Malaysia. Ketika dihubungi dari Jakarta tadi malam, beberapa kali dia menolak memberikan jawaban dan memilih mematikan telepon seluler.
Dalam pernyataan tertulis kepada KBRI Malaysia, salah satu partai berkuasa di Malaysia, UMNO, menglarifikasi pemberitaan yang beredar terkait keterlibatan anggotanya dalam aksi demonstransi anti-Indonesia. Pimpinan Pemuda UMNO, Khairy Jamaluddin, mengatakan bahwa dirinya akan menindak anggotanya yang berupaya membalas perlakuan massa Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang membakar dan meludahi bendera Malaysia.
"Apa yang terjadi di Indonesia hanya melibatkan segelintir orang. Kami tak ingin isu ini jadi sensasi dan mengorbankan hubungan dua negara," tulis Khairy dalam draft suratnya.
Ketua Pemuda Barisan Nasional (BN) itu mengomentari penahanan dua pria Malaysia yang mencoba membakar bendera Indonesia, Merah Putih, di depan KBRI. Sebagai pimpinan, dia mengaku akan menindak anggota pemuda UMNO dan Barisan Nasional yang terlibat dalam aktivitas tersebut.
Hal yang bertentangan disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, kepada Departemen Urusan Mahasiswa Malaysia di Jakarta. Dia memperingatkan agar 6.000 mahasiswa Malaysia yang belajar di Indonesia berhati-hati dan waspada. Ini menyusul merebaknya aksi anti Malaysia yang diprakarsai oleh kelompok Bendera. "Mereka diingatkan untuk pergi secara berkelompok, serta jangan hadir di acara-acara pertemuan publik," ujar Menteri Khaled.
Menanggapi kekhawatiran soal keamanan warga Malaysia di Indonesia terkait ancaman sweeping yang dilakukan oleh Bendera, Menteri Khaled mengaku percaya bahwa pemerintah Indonesia akan menjamin keamanan mereka. "Jika gagal menjamin keamanan warga Malaysia, itu mencerminkan buruknya kemampuan mereka menjaga keamanan di negara mereka sendiri," kata dia.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Malaysia, Da"i Bachtiar, dalam keterangan tertulis kepada media di Jakarta mengatakan telah meminta pemerintah Malaysia melindungi warga Indonesia. Menurut Da"i, permintaan itu menanggapi (kabar) banyaknya WNI yang dilukai bahkan dibunuh oleh aparat keamanan Malaysia.
"Kami memberikan jaminan kepada Malaysia, bahwa warganya dijamin aman di Indonesia. Tidak akan ada "sweeping" warga Malaysia di Indonesia. Namun, kami juga meminta agar Malaysia melindungi warga Indonesia di Malaysia," kata Da"i.
Mantan Kapolri itu juga telah menyampaikan bahwa kepolisian Indonesia telah menahan para demonstran yang melemparkan kotoran manusia ke Kedubes Malaysia dan membakar bendera Malaysia. "Kini sedang diselidiki berbagai bukti untuk menyeret mereka ke pengadilan," katanya.
Tim Detasemen 88 Antiteror Mabes Polri menangkap Abubakar Baasyir, Pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Solo. Penangkapan itu, menurut Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Marwoto Soeto dilakukan Senin (9/8) pagi di Banjar, Jawa Barat.
Namun, Marwoto mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut soal penangkapan karena belum mendapat laporan lengkap dari timnya. Yang jelas, kata Marwoto, saat ini Ba'asyir belum dibawa ke Mabes Polri. "Tim saya masih berada di Bandung," ujarnya.
Mengenai isu penangkapan di Banjar, Marwoto justru menggumam, "Banjar itu di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ya." Menurut Marwoto pukul 11.00 pihaknya baru bisa memberikan keterangan mengenai penangkapan Ba'asyir.
Penangkapan ini sebenarnya diduga sebelumnya. Tim Pembela Muslim telah merasakan isyarat itu sejak beberapa bulan lalu. (Baca: TPM: Isyarat Penangkapan Ba'asyir Sudah Lama). "Dendam lama terhadap Baasyir, rupanya belum selesai," kata juru bicara TPM Mahendrata.
Keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bukan untuk kepentingan pejabat maupun pemerintah daerah (pemda) dan jajaran. Kehadiran Satpol PP justru untuk melindungi kepentingan masyarakat dan menegakkan peraturan daerah (perda). Sedang perda adalah produk DPRD DKI atas usulan dari eksekutif. Menegakkan perda sama dengan menegakkan hukum. Maka setiap pelanggar hukum akan ditindak tegas.
Bila ada orang tidak suka dengan keberadaan Satpol PP kemungkinan orang itu punya hobi melanggar perda dan hukum. Karena tugas Satpol PP murni untuk menegakkan perda dengan cara-cara persuasif melalui dialog. Namun jika masyarakat sudah diajak berdialog sebagai upaya persuasif dan preventif masih membangkang, tentu muncul kebijakan menindak tegas para pelanggar perda.
Demikian pernyataan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam beberapa kesempatan pascaperistiwa berdarah antara warga dan aparat Satpol PP saat pelaksanaan penertiban beberapa bangunan ilegal di sekitar makam Mbah Priok, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 14 April silam. Dalam kejadian itu tiga anggota Satpol PP meninggal dan ratusan orang menderita luka ringan, sedang, berat, dan catat seumur hidup akibat dianiaya warga. Sebaliknya, puluhan warga mengalami luka-luka akibat dianiaya Satpol PP.
Karena itulah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 26/2010 tentang Penggunaan Senjata Api Bagi Anggota Satpol PP ditetapkan pada 25 Maret 2010 memberikan hak kepada para kepala di Satpol PP Provinsi DKI dan jajaran untuk menggunakan senjata api (senpi). Sedang unsur pimpinan yang berhak menggunakan senjata itu meliputi kepala satuan, kepala bagian/bidang, kepala seksi, komandan pleton, dan komandan regu Satpol PP, baik di tingkat Provinsi DKI dan jajaran maupun di provinsi lain di seluruh Indonesia, kata Effendi Anas, Kepala Satpol PP DKI, menanggapi tekanan dari masyarakat supaya menolak mempersenjatai aparat Satpol PP.
Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, pihaknya menerbitkan sebuah ketentuan untuk mempersenjatai Satpol PP - bukan senpi peluru tajam melainkan senjata peluru gas, senjata semprot gas, dan alat kejut listrik - untuk melindungi masyarakat dalam menegakkan perda untuk seluruh provinsi di Indonesia umumnya, khususnya di Provinsi DKI Jakarta.
Namun demikian, kata Effan sapaan akrab Effendi Anas, anggota Satpol PP DKI dan jajaran tidak boleh dilengkapi dengan senpi meski tidak peluru tajam secara sembarangan. "Kita akan melihat strukturnya pimpinan dalam taraf mana yang diperbolehkan pegang senpi. Walau para unsur pimpinan dari tingkat atas sampai ke bawah diberi hak untuk dipersenjatai."
Sesuai permendagri itu ada tiga jenis senpi boleh dipergunakan anggota Satpol PP yakni senjata peluru gas, semprotan gas, dan alat kejut listrik. Anggota Satpol PP yang dapat menggunakan ketiga jenis senpi itu yaitu kepala satuan, kepala bagian/bidang, kepala seksi, komandan pleton dan komandan regu Satpol PP, jelas Efan. Selain pejabat itu, lanjutnya, anggota Satpol PP DKI yang bertugas operasional di lapangan juga dapat diplengkapi dengan senpi tersebut.
Permendagri itu juga mengatur jumlah senpi yang harus dimiliki untuk digunakan anggota Satpol PP paling banyak sepertiga dari total jumlah seluruh anggota senpi. Sebelum menggunakan senpi, anggota Satpol PP harus sudah mendapat izin dari Polri.
Mengenai pengajuan perizinan penggunaan senpi, lanjutnya, untuk Satpol PP yang bertugas di tingkat provinsi, izin diajukan Gubernur DKI Jakarta kepada Kepala Polri melalui Kepala Badan Intelijen Keamanan (BIK) dengan melampirkan rekomendasi dari Kapolda dan persetujuan Dirjen Pemerintahan Umum atas nama Mendagri.
Untuk permohonan izin pengadaan atau pemilikan senpi Satpol PP tingkat kabupaten/kotamadya, ungkap Effan, izin diajukan bupati/wali kota kepada Kapolri melalui Kepala BIK dengan melampirkan rekomendasi Kapolda dan persetujuan Gubernur.
Sebelum diterbitkan permendagri yang baru itu, katanya, sejak tahun 2007 seluruh senpi yang dimiliki Satpol PP telah ditarik Polda Metro Jaya dan tidak diperbolehkan digunakan lagi dalam menjalankan tugas di lapangan. Dengan adanya peraturan baru ini, maka diperkirakan akan ada 800 anggota Satpol PP DKI yang diizinkan memiliki dan memakai ketiga jenis senpi itu, jelas Effan.
Dia memprediksi akan ada sebanyak 800 anggota Satpol PP yang akan dilengkapi dengan senpi sesuai jabatan strukturalnya. Di antaranya, sebanyak 267 kepala regu yang bertugas di 267 kelurahan, 44 kepala regu di tingkat kecamatan, 75 kepala regu tingkat kotamadya, 134 pejabat struktural Satpol PP, dan 60 kepala regu di tingkat provinsi.
Effan mengaku mendukung peraturan tersebut, karena permasalahan yang dihadapi Satpol PP dalam menjalankan tugasnya cukup keras dan kompleks. "Saya yakin anggota yang dipersenjatai dengan tiga jenis senpi itu merupakan orang-orang yang akan melalui pendidikan, pelatihan, bimbingan, dan pembinaan dari Mendagri. Begitu juga khusus Jakarta dari Gubernur DKI dan Wali kota," jelas Effan. (Ssr/OL-8)
sumber = http://www.mediaindonesia.com/read/2010/07/11/154768/38/5/800-Satpol-PP-Jakarta-Gunakan-Senjata-Api
Sebanyak 300 orang yang tergabung dalam organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulawesi Selatan menggelar aksi di flyover, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa, 1 Juni 2010.
Aksi itu mengutuk penyerangan tentara Israel terhadap kapal Mavi Marmara, yang mengangkut relawan kemanusiaan untuk Palestina, dua hari lalu.
"Relawan tersebut untuk tujuan kemanusiaan, bukan untuk perang. Tapi dengan membabi buta, Zionis Israel telah menyerang mereka," kata Syahrir Nuhun, salah seorang orator dari HTI Sulsel, sore.
Mereka menyayangkan negara-negara barat dan PBB yang tidak bisa berbuat nyata atas sikap Israel. Padahal, tindakan Israel adalah tindakan yang notabene melanggar HAM.
"Negara Eropa dan PBB hanya bisa menggaungkan kata HAM ketika mereka menjadi korban, tapi jika negara Islam yang menjadi korban, mereka hanya mengecam tapi tidak ada tindakan nyata dari mereka. Ini sungguh tidak adil," tegas Syahrir lagi.
HTI Sulsel juga menyerukan kepada penguasa Negara-negara Islam untuk bersatu mengerahkan pasukan dan persenjataannya ke Palestina guna menghentikan kebiadaban Israel, serta melindungi semua misi pertolongan kemanusiaan untuk Palestina.
"Meski bukan Negara Islam, tapi Indonesia Negara yang paling terdepan yang harus mengirimkan militer ke Palestina, sebab penduduknya mayoritas Islam," kata Mustari Ago, salah seorang aktifis HTI Sulsel lainnya.
Aksi yang dilakukan dibawah flyover tersebut berlangsung damai. Peserta aksi hanya berdiri dipinggir jalan dan membawa bendera kebesaran HTI. Mereka juga membawa panplet yang memuat tulisan mengecam Israel dan Amerika Serikat.
lihatberita.com
sumber = http://nasional.vivanews.com/news/read/154819-hti_desak_ri_kirim_tentara_lawan_israel
Speksifikasi : cartrige : .408 Cheytac action : bolt action range : over 2000m feed system : 5 or 7 rounds accuracy : 0.7 MOA country : USA
Spoiler for snip2 = Mcmillan brothers TAC-50:
Speksifikasi : cartrige : .50 BMG action : bolt-action range : 2000m feed system : 5 rounds accuracy : 0.5 MOA country : USA
Spoiler for snip3 = Accuracy international arctic warfare 50:
Speksifikasi : cartrige : .50 BMG action : bolt-action range : 2000m feed system : 5 rounds accuracy : 0.5 MOA country : UK
Spoiler for snip4 = Accuracy international AS50:
Speksifikasi : cartrige : .50 BMG action : gas-operate, rotating bolt range : 1850 m feed system : 5 rounds accuracy : 1.5 MOA country : UK
Spoiler for snip5 = Barrett M107:
Speksifikasi : cartrige : .50 BMG action : recoil-operated rotating bolt range : 1850 m feed system : 10 rounds accuracy : 2.5 MOA country : USA
Spoiler for snip6 = Accuracy international arctic warfare magnum:
Speksifikasi : cartrige : .338 lapua magnum ,300 winchester magnum action ; bolt-action range : 1100 m (.300) 1400 m (.338) feed system : 5 or 10 rounds accuracy : <0.5 MOA country : UK
Spoiler for snip7 = Sako TRG-42:
Speksifikasi : cartrige : .338 Lapua Magnum .300 Winchester Magnunm Action : bolt -action range : 1100 m (.300) 1400m (.338) feed system : 5,7 or 10 rounds accuracy : < 0.5 MOA country : Finland
Spoiler for snip8 = M4OA3:
Speksifikasi : cartrige : 7.62x51 mm NATO action : Bolt-action range : 1000m feed system : 5 rounds accuracy : 0.5 MOA country : USA
Spoiler for snip9 = Heckler $ Koch PSG 1:
Speksifikasi : cartrige : 7.62x51mm NATO action : Roller-delayed blowback Range : 1000m feed system : 5 or 20 rounds accuracy : 0.5 MOA up to 500 m < 1 MOA up to 1000 m country : Germany
Spoiler for snip10 = M110 semi automatic sniper system:
Speksifikasi : cartrige : 7.62x51mm NATO Action : Gas-operated Rotating bolt range : 1000 m feed system : 10 or 20 rounds accuracy : 1 MOA Country : USA
Spoiler for DRAGUNOV:
Spoiler for DRAGUNOV ROMAK 3 SNIPER RIFLE NEW 7.62X54R:
Spoiler for Snayperskaya Vintovka Dragunova:
Speksifikasi : Caliber: Russian 7.62x54mm Rimmed Operation: gas, semi-automatic Capacity: 10 round detachable box magazine Weight: 9.5lb (4.31kg) empty with telescope Length: 48.2 in (122.5 cm) Barrel Length: 24 in (62 cm) range: 1.300 m Rifling: 4 grooves, 1:10 right hand twist Max Rate of Fire: 30 RPM Aimed Rate of Fire: 3-5 RPM country: RUSIA
Spoiler for SPR(Sniper Penembak Runduk):
Spesifikasi: Nama:SPR(Sniper Penembak Runduk) caliber:12.7 x 99 mm sistem: pengulang berat:16 kg megazin:5 kotak Negara: Indonesia
lihatberita.com sumber = http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4052015
* Customization or expansion space for greater flexibility Kustomisasi atau perluasan ruang untuk fleksibilitas yang lebih besar * Certified to MIL-STD 810F & IP54 Bersertifikat untuk MIL-STD 810F & IP54 * Certified to MIL-STD 461E for EMI Sertifikat MIL-STD 461E untuk EMI * Rain, dust, vibration, & shock resistant design Hujan, debu, getaran, & shock resistant desain * Built-in heater for -20°C operating temperature Built--20 di pemanas untuk Suhu operasi C * 1 GB Built-in mini PCI LAN card 1 GB Built-in mini kartu LAN PCI * Sealed ports & connector covers Sealed port & penutup konektor * Wireless capabilities Wireless kemampuan * Standard DVI Output DVI Output Standar * Military connectors Militer konektor * Magnesium casing (Military Green) Magnesium casing (Militer Green)
CPU : Intel Core 2 Duo dengan L2 cache 4MB Memori : 1GB, sampai 4GB DDR2 667MHz DRAM Penyimpanan: Removable 2.5 "SATA Shock-mount Standar HDD 160GB (upgradeable) Standar DVD-ROM dpt ditukar dengan komponen lain Tampilan: LCD 15,1 "XGA (1024 x 768) Anti-Reflective Sunlight Readable TFT LCD 15,1 "SXGA (opsional) Video Controller: Integrated 32-bit 3D/2D gfx core with 224MB shared RAM Terpadu 32-bit 3D/2D GFX core dengan RAM 224MB berbagi Audio: Audio: Built-in 16-bit AC97 kartu suara dan speaker stereo Keyboard Keyboard Standard 87-tombol standar, non-backlit Operating System: Windows Vista ® Business (memori 2GB upgrade disarankan untuk Vista ® XP downgrade. Pilihan yang tersedia) Casing: Magnesium Magnesium (Military Green)
Spoiler for Notebook:
Spoiler for Notebook:
Spoiler for Notebook:
Spoiler for Notebook:
Spoiler for standar militernya Gan:
standar militernya :
MIL-STD 461E (EMI) Interferensi elektromagnetik Test (EMI)
Standar Militer 461E menetapkan persyaratan desain untuk kontrol gangguan elektromagnetik dan karakteristik kerentanan, listrik, dan peralatan elektronik dan elektromekanik subsistem atau dibeli dirancang untuk digunakan dalam kegiatan oleh badan-badan di Departemen Pertahanan. Semua notebook militer memenuhi persyaratan sertifikasi dari:
* FCC, Part 15 Class B FCC * Safety – UL, TUV, CE, E-Mark
For more information about Electromagnetic interference go to our White Paper on MIL-STD 461E Untuk informasi lebih lanjut tentang gangguan elektromagnetik buka White Paper on MIL-STD 461E
MIL-STD 810F (Environmental Effects Test) MIL-STD 810F (Efek Lingkungan Test) All of our rugged military notebooks, tablets, and PDAs are certified to MIL-STD 810F. Semua militer kasar notebook kami, tablet, dan PDA disertifikasi untuk MIL-STD 810F. Please reference the details of this testing process below for more information. Silakan referensi informasi tentang hal ini proses pengujian di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Vibration Test Uji Getaran
1. Composite wheeled vehicle vibration Gabungan getaran kendaraan roda * MIL-STD 810F, Method 514.5 Category 20 MIL-STD 810F, Metode 514,5 Kategori 20 * Test duration is set at 60 minutes along each of three orthogonal axes (total of 180 minutes). Uji durasi yang ditetapkan pada masing-masing sepanjang 60 menit dari tiga sumbu ortogonal (total 180 menit). 2. Helicopter (OH58A/C) vibration * MIL-STD 810F, Method 514.5 Category 14 * Uji durasi yang ditetapkan pada masing-masing sepanjang 60 menit dari tiga sumbu ortogonal. 3. Dilacak kendaraan (M548) getaran * MIL-STD 810F, Method 514.3 Category 1 MIL-STD 810F * Uji durasi yang ditetapkan pada masing-masing sepanjang 60 menit dari tiga sumbu ortogonal.
Shock Test Shock Test MIL-STD 810F, Method 516.5 Procedure I MIL-STD 810F, Metode 516,5 Prosedur aku
* terminal-puncak melihat gigi pulsa shock, tiga guncangan di setiap arah harus diterapkan di sepanjang tiga sumbu ortogonal soal tes (total 18 guncangan).
Low Temperature Test Suhu rendah Uji MIL-STD 810F, Method 502.4 Procedure I & II MIL-STD 810F 1. Prosedur I (Penyimpanan) * Dikenakan unit ke suhu-40F ° C (-40 °) selama 4 jam. 2. Prosedur II (Operasi) * Dikenakan unit ke suhu -20 ° C (-4 ° F) selama 4 jam.
Test Uji Suhu Tinggi MIL-STD 810F, Method 501.4 Procedure I & II MIL-STD 810F, Metode 501,4 Prosedur I & II
1. Prosedur I (Penyimpanan) * Dikenakan unit ke kisaran suhu 23 ~ 70 ° C (73 ~ 158 ° F). * Ada 12 jam waktu tinggal 23 ° C (73 ° F) dan 12 jam waktu tinggal 70 ° C (158 ° F) pada setiap siklus, 24 jam per siklus, dengan total tujuh siklus. 2. Prosedur II (Operasi) * Dikenakan unit untuk rentang temperatur 23 ~ 50 ° C (73 ~ 122 ° F). * Ada 12 jam waktu tinggal 23 ° C (73 ° F) dan 12 jam waktu tinggal 50 ° C (122 ° F) pada setiap siklus, 24 jam per siklus, dengan total tiga siklus.
Test Suhu MIL-STD 810F, Method 503.4 Procedure I MIL-STD 810F, Metode 503,4
Test Tekanan Rendah (Ketinggian) MIL-STD 810F, Method 500.4 Procedure I & II MIL-STD 810F, Metode 500,4 Prosedur I & II
1. Prosedur I (Penyimpanan) * tekanan rendah (ketinggian) taraf uji adalah 40.000 kaki (188 mbar). * PDA (DA5-M) saja, tekanan rendah (ketinggian) taraf uji adalah 70.000 kaki (45,0 mbar). * Tingkat ketinggian tidak melebihi 10 m / detik. * Uji durasi satu jam. 2. Prosedur II (Operasi) *tekanan rendah (ketinggian) taraf uji adalah 15.000 kaki (577 mbar). * PDA (DA5-M) saja, tekanan rendah (ketinggian) taraf uji adalah 40.000 kaki (188,2 mbar). * Tingkat ketinggian tidak melebihi 10 m / detik. * Uji durasi satu jam.
Test Uji Kelembaban MIL-STD 810F, Method 507.4 Procedure I MIL-STD 810F, Metode 507,4 Prosedur aku
* Rentang kelembaban relatif adalah 85 ~ 95%, siklus 24 jam, dengan total siklus sepuluh.
Tes Hujan MIL-STD 810F, Method 506.4 Procedure II MIL-STD 810F, Metode 506,4 Prosedur II
* Nosel tekanan tidak kurang dari 276 Kpa (40 psig atau 2,78 Kg / cm ²). * Lima permukaan (atas, depan, belakang, kiri, kanan) soal tes mengalami curah hujan. * Durasi pemaparan per hadapi adalah tidak kurang dari 40 menit.
Salt Fog Test Uji Kabut Garam MIL-STD 810F, Method 509.4 MIL-STD 810F, Metode 509,4
* Peningkatan suhu hingga 35 ° C (95 ° F) selama minimal 2 jam sebelum memperkenalkan kabut garam. * Kondisi pengujian kabut garam suhu 35 ° C dan konsentrasi garam dari 5 ± 1%. * Kabut garam harus menilai dampak antara 1 dan 3 ² ml/80cm / jam. * tes terkena item dengan jangka waktu 24 jam dari kabut garam, kemudian diikuti dengan periode 24 jam pengeringan pada suhu kamar standar dan kelembaban relatif 50% ± 5%.
IEC Test 60529, IP54 IP-5x, Dust-Tight Uji IEC 60529, IP54 IP-5x, Uji debu diperlukan unit untuk ditempatkan dalam ruang tes debu m³ 1 dan dikenakan 2 kg / m³ bedak.. Tes Lama adalah 8 jam Setelah tes, unit-IP yang berfungsi penuh. X4, Uji semprot air menantang unit untuk menahan 10 menit aliran air yang kontinu melalui tabung 400 mm pada tingkat 1,8 L / menit dari 25 nozel spray yang berbeda. Setelah uji air, unit-unit fungsional sepenuhnya.
lihatberita.com sumber = http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4150267
TEHERAN Iran, Senin (10/5), menyatakan sukses menguji coba rudal jarak dekat Fajr (Fajar) dalam latihan militer di wilayah perairan strategis Teluk."Rudal-rudal yang bernama Fajr-5 ini termasuk generasi Fajr dan belum diuji dalam latihan perang sebelumnya. Hari ini rudal-rudal itu diuji untuk pertama kali," kata deputi kepala staf angkatan darat, Kiomars Haydari, sebagaimana dikutip kantor berita Fars. "Rudal-rudal itu ditembakkan dari darat ke laut dan menghantam sasaran dengan akurasi tinggi," katanya tanpa penjelasan lebih lanjut.
Sumber-sumber Barat mengatakan, rudal Fajr-5 Iran memiliki daya jangkau 75 Kilometer. Rabu, negara republik Islam itu memulai latihan perang delapan hari di Teluk, Laut Oman dan Lautan India bagian utara yang meliputi daerah seluas 250.000 kilometer persegi. Latihan perang itu dilakukan beberapa pekan setelah latihan serupa oleh pasukan elit Korps Garda Revolusi di kawasan Teluk dan rute minyak utama Selat Hormuz.
Angkatan bersenjata Iran secara rutin melakukan latihan-latihan semacam itu, dan seringkali mengujicoba apa yang mereka sebut rudal-rudal buatan dalam negeri. Latihan-latihan itu dilakukan di tengah ketegangan menyangkut program nuklir Iran. Lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB -Inggris, China, Perancis, Rusia dan AS- sedang mempertimbangkan apakah akan memberlakukan babak sanksi keempat pada Iran terkait dengan program nuklirnya. Ketegangan menyangkut program nuklir Iran memuncak setelah mereka menolak perjanjian nuklir yang ditengahi badan atom PBB dan juga mengumumkan rencana untuk membangun pabrik pengayaan uranium baru.AS, Israel dan sejumlah negara Barat menuduh Iran menggunakan program nuklirnya sebagai selubung untuk membuat senjata atom, namun Teheran bersikeras bahwa program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil damai.
sumber = http://internasional.kompas.com/read/2010/05/11/01185893/Iran.Sukses.Uji.Coba.Rudal.Jarak.Dekat-4
Dua ledakan bom mobil di sebuah pabrik, yang disusul serangan bom bunuh diri, dan rangkaian serangan terkoordinasi terhadap pasukan keamanan menewaskan 102 orang di Irak, Senin (10/5). Gelombang aksi kekerasan itu merupakan yang terburuk sepanjang tahun ini.
Sedikitanya terjadi 20 serangan yang dilancarkan di berbagai penjuru Irak sepanjang Senin, yang menandai peningkatan kekerasan ketika negara itu berusaha membentuk pemerintah baru, dua bulan setelah pemilihan umum yang dianggap penting bagi penarikan pasukan AS sebelum tanggal 31 Agustus.
Serangan bom paling mematikan itu melibatkan dua kendaraan peti kemas berbahan peledak yang meledak hanya terpisah beberapa di tempat parkir sebuah pabrik tekstil di pusat kota Hilla, 95 kilometer di selatan Baghdad, ketika pekerja sedang naik bus untuk pulang. Sekitar sejam kemudian, sebuah ledakan besar, yang oleh seorang pejabat kementerian dalam negeri dikatakan merupakan sebuah pemboman bunuh diri yang mengenakan sabuk penuh bahan peledak, mengoyak tempat yang sama ketika pekerja layanan darurat sedang menangani korban di lokasi kejadian.
"Ketika saya mendengar ledakan itu, saya bergegas keluar dan melihat kerusakan besar -mayat ada di mana-mana, orang-orang menangis dan menjerit," kata Haidar Ali, 35, yang kebetulan berada di pabrik untuk berbicara kepada seorang rekan. "Ini kesalahan pemerintah dan perusahaan. Mereka hanya peduli pada keselamatan pribadi mereka, dan membiarkan pekerja tanpa keamanan apapun. Mereka menjadi sasaran yang sangat empuk."
Seorang pejabat di rumah sakit Hilla mengatakan, ledakan yang melanda Perusahaan Industri Tekstil Negara sekitar 13.30 waktu setempat (atau pukul 17.30 WIB) itu yang menewaskan 38 orang dan melukai 123 orang lainnya.Senin pagi, ibukota Baghdad juga dilanda serentetan penembakan dengan senjata otomatis yang menerjang pos polisi atau pos-pos pemeriksaan militer di timur dan barat kota. Menurut pejabat kementerian dalam negeri, setidaknya tujuh orang tewas dalam kejadian itu. Dua polisi lainnya tewas dalam tiga pemboman di selatan dan barat Baghdad.
Seorang letnan polisi kepada AFP mengatakan, sebuah serangan bom ganda di dekat masjid di Suwayrah, 60 kilometer tenggara Baghdad, telah menewaskan 11 orang dan melukai 70 orang lainnya. Dua belas orang lainnya tewas dalam serangan terpisah di sekitar bekas benteng Sunni Fallujah, di sebebelah barat Baghdad, di kota Mosul, di Iskandiriyah, di selatan Baghdad, dan dekat Tarmiyah, di utara Baghdad. Selain itu, tiga bom mobil yang meledak di dua pasar menewaskan 10 orang di kota Basra.
Jumlah korban tewas Senin merupakan yang tertinggi sejak tanggal 8 Desember 2009 ketika 127 orang tewas dalam lima bom mobil di ibukota itu.
Ada lebih dari 20 serangan pada hari Senin, yang menurut Mayor Jenderal Qassim Atta, jurubicara pasukan keamanan di Baghdad, tampaknya merupakan serangan terkoordinasi terpada pihak keamanan dan sasaran sipil.
lihatberita.com sumber =http://internasional.kompas.com/read/2010/05/11/02304627/102.Orang.Tewas.Akibat.Bom.di.Irak-4
Polisi menangani perekrutan pasukan SWAT dengan cara yang berbeda. Dalam kebanyakan kasus, petugas bekerja secara sukarelawan untuk pekerjaan itu. Jika mereka memenuhi persyaratan ketat, mereka diizinkan masuk ke tim. Ini seperti masuk ke sebuah perguruan tinggi bergengsi. Keinginan untuk berada di pasukan elit drive perwira-perwira untuk mengambil tanggung jawab dan tugas ditambah. pasukan SWAT lain memperlakukan tugas seperti tahap lain dalam karier perwira. Dalam departemen ini, setiap polisi akhirnya berjalan melalui dua tahun detail SWAT, apakah mereka ingin atau tidak.
Pelatihan bagi anggota tim SWAT sangat melelahkan. Tidak ada unit SWAT yang pernah benar-benar "selesai" pelatihan - mereka harus menjaga kebugaran konstan dan kemampuan untuk merespon situasi secara otomatis. unit SWAT paruh-waktu di kota-kota kecil mungkin berlatih hanya 16 jam per bulan, sedangkan yang lebih besar, unit penuh waktu yang dihabiskan jauh lebih banyak waktu untuk pelatihan.
regimen dimulai dengan kebugaran fisik. berjalan jarak panjang, kadang-kadang sambil mengenakan baju besi pemberat tubuh, digabungkan dengan push-up, sit-up, latihan angkat berat dan kursus pelatihan hambatan untuk kelincahan. Keahlian menembak adalah aspek lain yang sangat penting dalam pelatihan SWAT. Kebanyakan SWAT unit mengharuskan semua anggota harus penembak jitu master, dan banyak anggota tim pelatih berkualitas keahlian menembak. Menekan target stasioner pada rentang tidak cukup. Anggota tim menembak praktek sewaktu beraktivitas, memilih target bermusuhan dari target ramah, menembak ke kamar barikade atau kendaraan dan menembak dengan tingkat akurasi yang lebih besar daripada rata-rata polisi. Pelatihan ini meliputi pistol, senjata laras panjang dan sub machine gun. Beberapa unit SWAT perjalanan ke Gunsite, sebuah senjata api terkenal di dunia fasilitas pelatihan di Arizona.
Members of a U.S. Army SWAT team engage targets as they enter a room during two-man team entry drills.
Tim SWAT sangat bergantung pada skenario latihan dan simulasi. Meskipun mereka tidak dapat meniru persis apa rasanya meledak ke dalam apartemen seorang pengedar obat bius jebakan atau menghadap ke bawah bersenjata api dengan sandera, sidang ini berjalan jauh lebih efektif daripada hanya berbicara tentang situasi. Tergantung pada sumber dayanya, tim dapat menggunakan simulasi komputer atau ukuran penuh mock-up. rumah terbengkalai atau labirin kayu penduduk dengan target kertas, boneka atau bahkan anggota tim lainnya memberikan agen SWAT kesempatan untuk mencoba berbagai skenario, belajar dari kesalahan mereka mencoba dan mencoba lagi.
Beberapa anggota tim mungkin menjalani pelatihan yang lebih khusus. pelatihan Advanced tersedia untuk penembak jitu, ahli bahan peledak, ahli pengawasan dan negosiator sandera. Sementara departemen polisi yang paling lebih memilih untuk tetap negosiator dan tim SWAT terpisah, tim LAPD SWAT menempatkan setiap anggota melalui pelatihan negosiator, dan sebagian besar anggota tim memenuhi syarat untuk mengambil peran negosiator memimpin. kesempatan pelatihan tambahan yang ditawarkan oleh FBI dan beberapa cabang militer.
U.S. Army SWAT Team members review their actions after a training session.
Biaya kota tim SWAT dapat sangat bervariasi. Dalam daerah perkotaan besar, tim SWAT biasanya adalah, berdedikasi 24 / 7 unit dengan sebanyak 60 perwira. Biaya untuk peralatan, pelatihan dan personil dapat menjalankan sampai tujuh angka. kota kecil dapat bertahan dengan tim 10-orang yang melakukan fungsi polisi reguler, tetapi dapat merespon sebagai tim SWAT ketika diperlukan. Hal ini dapat biaya suatu tempat sekitar $ 100.000 per tahun atau lebih, sejumlah besar untuk sebuah kota kecil. Biaya Start-up dapat lebih besar.
Banyak kota telah berhasil menggabungkan sumber daya mereka dengan negara lain dan kota-kota di wilayah ini untuk membentuk tim SWAT regional. Setiap negara bagian memiliki beberapa anggota SWAT dilatih dan potongan peralatan kunci, yang memungkinkan mereka untuk membentuk tim SWAT lengkap bila dipanggil. hibah Federal, yang tersedia melalui Departemen Keamanan Dalam Negeri, dapat membantu polisi lembaga membayar untuk pelatihan SWAT dan peralatan.
Taktik dan Perencanaan
Idealnya, petugas SWAT tidak melihat diri mereka sebagai prajurit paramiliter, tetapi sebagai petugas perdamaian. Hal ini mungkin tampaknya konflik dengan taktik mereka yang agresif dan sering kali kekerasan, tapi hasil yang optimal dari setiap tim SWAT panggilan keluar adalah satu di mana tidak ada yang sia-sia tewas atau cedera. Itu termasuk sandera, penonton yang tidak bersalah, pejabat dan bahkan para penjahat itu sendiri. Taktik SWAT dimaksudkan untuk mengintimidasi dan membingungkan - menggunakan kekuatan mematikan yang terakhir.
Sebuah panggilan khas SWAT-keluar dimulai dengan anggota tim yang sedang tugas di atas patroli, pelatihan atau melakukan pekerjaan polisi lainnya. Mereka mungkin mendengar insiden melalui radio polisi mereka yang terdengar seperti itu dapat memerlukan SWAT. Pada titik ini, mereka tidak diberi perintah resmi untuk berkumpul sebagai tim, tetapi mereka dapat mulai mempersiapkan peralatan mereka dan menuju ke kantor polisi jika mereka tidak di tengah sesuatu yang tidak bisa menunggu. Prosedur untuk mengaktifkan resmi tim SWAT bervariasi dari satu departemen ke departemen lain, tetapi pada umumnya seorang pejabat polisi yang berpangkat tinggi akan membuat panggilan. Jika anggota tim yang lebih diperlukan, agen SWAT off-tugas akan di panggil.
Members of a U.S. Marine Corps military police SWAT Team assemble in riot control gear.
Mungkin mengambil jam lebih atau lebih untuk tim berkumpul. Selama waktu ini, petugas patroli reguler akan telah mengamankan perimeter lokasi dan menyimpannya di bawah pengawasan. Setelah tim SWAT tiba di kantor polisi, mereka akan diberi pengarahan tentang situasi sebelum masuk ke dalam kendaraan SWAT mereka. Kendaraan ini mengangkut tim dan gigi mereka, dan dalam banyak kasus juga dilengkapi untuk melayani sebagai markas komando mobile. Apakah mereka menggunakan kendaraan atau rumah atau kantor terdekat, tim menyiapkan pos komando mereka dekat dengan tempat kejadian, tetapi di tempat yang aman.
Di pos komando, pemimpin tim mulai asimilasi informasi. Latar Belakang pemeriksaan tersangka, tata letak kawasan, senjata yang dikenal terlibat, jumlah dan disposisi sandera, motif potensial - informasi dapat berguna. Pada titik ini, perunding mendapatkan kontak dengan tersangka (jika mungkin) dan mencoba untuk mendapatkan informasi tambahan. (Untuk informasi lebih lanjut tentang negosiasi sandera, baca Bagaimana Negosiasi Sandera Kerja). Jika tim SWAT kehilangan beberapa informasi penting, seperti lokasi spesifik dari tersangka dan sandera di sebuah rumah barikade, mereka akan mengirim anggota tim untuk mengumpulkan data dengan menggunakan peralatan pengawasan. Unit-unit pengintai biasanya beroperasi sebagai tim dua-orang, dan mereka adalah para ahli di stealth.
Satu hal tim SWAT telah belajar selama bertahun-tahun adalah bahwa orang bersenjata gila tidak selalu menunggu untuk SWAT untuk melaksanakan rencana dan disusun dengan hati-hati. Tersangka bisa mulai menembaki petugas, membunuh sandera atau membuat upaya melarikan diri. Untuk alasan ini, tim SWAT mengembangkan beberapa "cepat dan kotor" rencana kontinsensi begitu mereka tiba di tempat kejadian.
Mengingat waktu yang cukup, tim akan merumuskan rencana yang lebih luas berdasarkan semua intel mereka telah berkumpul. Mereka akan menentukan apakah akan ada tim yang terpisah, di mana mereka akan masuk, waktu masuk, peraturan apa yang akan digunakan dan rincian lainnya. Mungkin ada langkah-langkah awal, seperti pengeboran lubang kecil di dinding dan menggunakan kamera lubang jarum untuk mengawasi tersangka, atau menggunakan pengalih perhatian untuk menarik tersangka ke lokasi tertentu. Jika tim SWAT akan melayani surat perintah penangkapan berisiko tinggi, mereka bisa menghabiskan lebih banyak waktu perencanaan.
Spoiler for saat latihan:
Spoiler for saat latihan:
Spoiler for saat latihan:
Spoiler for anggota SWAT:
Spoiler for anggota SWAT:
VIDEO :
sumber = http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4050334