BERITA TERBARU

Kediri - Bupati Kediri Sutrisno berjanji akan fokus pada pemberdayaan masyarakat di wilayah barat Sungai Brantas dengan membangun lokasi pariwisata "Kediri Waterpark" dan areal perumahan "Bukit Podang Residence."

"Wilayah barat sungai selama ini belum tergarap secara maksimal. Kedatangan para investor merupakan kebanggan bagi kami, sehingga ke depan mampu menjadi investasi tersendiri bagi pemda," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Kabupaten Kediri, Eko Setiyono di Kediri, Jawa Timur, Sabtu. Mengutip pernyataan bupati dalam peletakan batu pertama pembangunan "Kediri Waterpark" dan "Bukit Podang Residence" di Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Eko menyatakan lokasi barat sungai merupakan tempat yang cukup bagus, terutama untuk pariwisata dan perumahan.

Ia berharap adanya investor yang sengaja membangun lokasi perumahan dan areal wisata air di kabupaten ini akan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk menempati wilayah kabupaten, mengingat selama ini banyak warga yang memilih kota dibandingkan dengan wilayah kabupaten. "Kami menginginkan Kabupaten Kediri menjadi pusat kota. Dengan begitu, sumber pendapatan kabupaten akan semakin bertambah seperti pajak pemasangan iklan yang selama ini lebih banyak di kota," katanya.

Ia mengatakan bupati akan tetap berupaya untuk menarik lebih banyak investor di kabupaten. Selain wilayah barat sungai, lokasi Simpang Lima Gumul (SLG) juga menjadi pusat perhatian dan diharapkan akan selesai di akhir masa jabatannya pada 2010. "Investor yang menanamkan modalnya untuk pembangunan perumahan dan wisata air adalah PT Bumi Griya Bersama. Investor tersebut tertarik untuk berinvestasi, karena lokasi barat sungai sangat menjanjikan," katanya.

Selain lokasinya berada di areal perbukitan, tepatnya 350 meter di atas permukaan laut, suhu di lokasi tersebut cukup bagus. Pada malam hari suhu mencapai 21 ? 22 derajat Celcius, sementara pada siang hari mencapai 29 ? 30 derajat Celcius atau hampir sama dengan kota Malang. Rencananya, bangunan tersebut akan dibangun di areal lahan seluas 5,6 hektare. Pihak investor berencana akan membangun "Waterpark" yang akan dilengkapi dengan "Waterslide" yang mencapai 100 ? 200 meter serta "monorail". Monorail itu sendiri akan dioperasikan pada malam hari sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan Kediri secara utuh.

Selain itu, lokasi tersebut rencananya juga dilengkapi dengan gondola yang menghubungkan dua bukit untuk mencapai "waterslide." Dengan konsep tersebut, lokasi wisata yang merupakan terluas di Jawa Timur ini mampu menarik wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri.Sementara itu, Direktur PT Bumi Griya Bersama, Adi Siswono, mengaku pihaknya berencana membangun perumahan sebanyak 950 unit hingga tiga tahun lagi, sedangkan lokasi wisata air terbangun hingga lima tahun lagi.

Pihaknya meyakinkan, dengan pembangunan tersebut dapat menciptakan efek di berbagai sektor, seperti pariwisata, jasa travel, perhotelan di wilayah kabupaten. "Kami menargetkan pembangunan wilayah barat sungai itu akan mampu menghadirkan hingga 35 ribu pengunjung per bulan jika lokasi wisata air tersebut sudah terealisasi," katanya.
lihatberita.com



Share

Berita Lainnya ,

Template ByJasa BLOG
Source News kaskus.us kompas.com detik.com vivanews.com antaranews.com tempointeraktif.com ketik.us inilah.com beritajatim.com suryaonline.co.id google.co.id id.yahoo.com powered by BLOGGER